Partai PSI Pasbar, Resmi Mendaftar Ke KPU 70% Di Isi Kaum Milenial

PASAMAN BARAT, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) nya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (14/5).

Berdasarkan pantauan di lokasi, Ketua DPC PSI Pasaman Barat, Mustafa Kemal didampingi beberapa bakal caleg dan simpatisan datang ke kantor KPU Pasaman Barat tanpa menggunakan atribut partai.

“Kenapa kami tidak memakai atribut? PSI itu mengusung pluralisme dan anti politik identitas. Itu makanya kami datang seperti ini artinya dengan baju biasa,” katanya di Simpang Empat.

Menurutnya bakal caleg yang diusung oleh PSI berasal dari berbagai golongan masyarakat.

“Bakal caleg kami 70 persen dari kaum milenial. PSI Pasaman Barat sendiri menargetkan pada Pemilu 2024 sebanyak 2 kursi,” sebutnya.

Ia juga mengungkapkan kaum perempuan lebih mendominasi bakal caleg PSI artinya kaum perempuan lebih banyak dari kaum laki-laki.

“Kami tidak susah dalam mencari bakal caleg. Sedangkan untuk caleg perempuan, partai memfasilitasi dan mengakomodasi. Semua ditanggung oleh partai,” ungkapnya.

Mustafa Kemal juga meminta para bakal caleg dan kader untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat dan kemudian bergaul serta mengadvokasi urusan-urusan masyarakat.

Sedangkan dalam kontek advokasi, Mustafa Kemal menjelaskan PSI akan selalu membela hak-hak masyarakat.

“Kita selalu membela masyarakat seperti hak-hak masyarakat korban gempa Talamau yang saat ini kabarnya belum diterima mereka,” jelasnya

Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis mengatakan sejak pendaftaran bakal caleg DPRD dibuka pada Senin (1/5), hingga Minggu (15/5) pukul 00.00 WIB terdapat 16 partai politik yang telah mendaftar.

Partai-partai itu yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Ummat dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Kemudian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Buruh dan Perindo.

Sedangkan dua partai lagi yakni Partai PKN dan Garuda tidak mendaftarkan Bacalegnya sampai penutupan pendaftaran Bacaleg. (KB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *