Langkah Baru Si Kembar Fauzan & Fauzul Wujudkan Kursi Roda dan Kesembuhan
PASAMAN BARAT, KABAHARIAN. COM– Di sebuah rumah sederhana di Kampung Melayu, Jorong Sungai Janiah, Nagari Sungai Janiah Talu, tinggal dua saudara kembar yang kini hampir menginjak usia 30 tahun Fauzan dan Fauzul.
Dua nama yang dulu tumbuh bersama tawa dan langkah, namun kini hanya bisa saling menatap dalam diam, menunggu harapan yang mungkin datang bersama matahari pagi yang lama tak mereka sapa.
Sudah delapan tahun mereka berjuang melawan sakit. Dua tahun terakhir, kaki mereka tak lagi mampu menapak bumi — lumpuh, dan waktu pun berjalan perlahan dalam ruang yang sama, hari demi hari.
Mereka sudah berobat ke Puskesmas, sempat dirujuk ke RSUD Pasaman Barat, bahkan mencoba pengobatan kampung. Namun, antara obat dan penyakit seolah belum bertemu jalan takdirnya.
Kini, keseharian mereka hanyalah di dalam rumah, menatap dunia dari balik dinding.
Dalam lirih suara, Fauzan dan Fauzul pernah berkata,
“Kami ingin punya kursi roda, agar bisa melihat matahari lagi merasakan hangatnya pagi, dan semoga bisa berobat kembali.”
Pernah ada yang datang- membawa kamera, mencatat nama, memintai KTP dan KK. Tapi setelah itu, sunyi. Janji tinggal janji, dan dua saudara kembar itu tetap di sana, menunggu kepedulian nyata.
Mungkin, kisah ini akan sampai pada seseorang yang hatinya masih hidup oleh rasa iba dan kasih. Mungkin, dari tangan-tangan yang tergerak oleh cinta, kursi roda itu akan tiba, dan harapan untuk berobat kembali akan menemukan jalannya.
Melalui gerakan kecil ini, kami menamai langkah kita bersama: “Langkah Baru Si Kembar Fauzan & Fauzul”
Wujudkan kursi roda dan kesembuhan untuk dua hati yang masih setia berharap.
Karena kadang, harapan tidak butuh kata-kata besar hanya butuh sedikit kasih dari hati yang benar-benar peduli.
💗 Donasi dan Dukungan:
📞 (Roiz zulhadi & 082387743177)
#LangkahBaruSiKembar
#PeduliFauzanFauzul
#SenyumKembarHarapanKita
#GerakBersamaUntukKesembuhan (KB)

