Anak Muda Wajib Melek Politik: Karena Masa Depan Gak Bisa Di-Skip
OPINI KABAHARIAN. COM– Politik sering dicap “ribet”, “jauh”, Tapi faktanya? Politik itu literally ngatur hidup kita. Harga bensin naik? Keputusan politik. UKT kampus mahal? Politik juga. Susah cari kerja padahal lulusan banyak? ya lagi-lagi karena kebijakan politik.
Di zaman semua serba viral, banyak anak muda yang hafal drama seleb, tapi blank pas ngomongin DPR, undang-undang, atau arah kebijakan negara. Padahal yang bakal ngerasain dampaknya paling lama justru kita, generasi yang sekarang masih sibuk kuliah, bangun karier, dan ngejar masa depan.
Aktivis mahasiswa,(Alwi Septian) bilang anak muda gak boleh cuma jadi penonton.
“Kalau kita gak paham politik, kita bakal terus jadi objek yang diatur, bukan subjek yang bersuara.”
Melek politik itu bukan berarti harus ikut partai atau jadi caleg. Enggak gitu juga konsepnya tapi Melek politik itu simpel: kita ngerti isu, gak gampang kegiring opini, bisa bedain mana pemimpin beneran kerja, mana yang cuma jualan konten pencitraan.
Kabar baiknya, anak muda sekarang mulai gerak. Banyak komunitas dan organisasi yang bikin diskusi publik, talkshow, sampai kampanye edukasi di TikTok, IG, dan banyak sosial media lainnya, Politik mulai dikemas dengan vibe anak muda: straight to the point, kreatif, dan relate banget sama kehidupan sehari-hari.
Intinya gini: masa depan kita gak bisa di-pause, gak bisa di-skip, dan gak bisa di-ghosting. Kalau kita gak melek politik dari sekarang, yang ada kita cuma bisa ngeluh di story, tanpa bisa ubah apa-apa.
Jadi bung dan nona semuanya:
melek politik itu bukan gaya-gayaan, itu skill bertahan hidup di masa depan.
Karena negara ini ke depan, pemain utamanya ya kita. Jangan sampai kita besar nanti, tapi hak suara kita tetap kecil, mari sama sama kita wajudkan Indonesia Emas 2045.

