Tradisi Unik, Ratusan Masyarakat Pondok Sasak Antusias Ikuti Tolak Bala Dan Pemotongan Kerbau
PASAMAN BARAT, Acara ratik tolak bala yang melibatkan seluruh masyarakat jorong Pondok yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Huda jorong Pondok, Nagari Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasise Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (6/1)
Ratik tolak bala tersebut di pimpin langsung oleh imam khtib, tokoh alim ulama serta Ketua Bamus nagari Sasak Pasrial dan para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat dan di ikuti ratusan masyarakat mengikuti tolak bala dengan arak-arakan menuju titik-titik yang telah ditentukan.
Beni Afrizal Kepala jorong pondok mengatakan tolak bala ini dengan cara berjalan arak-arakan sambil berdzikir secara bersama-sama, sepanjang kampung dan sepanjang pingiraan pantai di jorong pondok dan setelah itu ratik tolak bala dan Doa bersama yang di pimpin langsung oleh Buya Syekh Mudo Abdul Manaf Durian Tibarau Kinali, katanya
Senada yang disampaikan Ujang ketua pelaksana dan sekaligus sebagai Pawang Pasia mengatakan di jorong pondok kegiatan tersebut tidak asing lagi ini sudah menjadi tradisi kita apalagi kita berdekatan dengan lautan semenjak zaman Orang tua kita dahulu tradisi yang nama gatik tolak bala tersebut sudah ada.
Sampai saat sekarang namun kegiatan seperti ini. tetap kita laksanakan, satu kali dalam setahun Sebutnya dan pada hari ini kegiatan ratik tolak bala berjalan Sukses dan lancar serta Penyebelihan satu ekor hewan kerbau sudah kita lakukan bersama-sama dengan masyarakat
secara arak-arakan dari ujung ke ujung kampung dan sekalian terus di pinggiran pantai atau bisa kita sebut Pasia, sambil dzikir dan azan di titik-titik tertentu.dengam harapan agar terhindar dari bencana dan bermohon kepada Allah SWT dan didatangi nikmat sebagai mana yang diinginkan, paparnya
Pasrial selaku tokoh masyarakat di jorong pondok dan juga sebagai Ketua Bamus di nagari Sasak harapan senada dengan ketua pelaksana semoga dzikir dan Do’a bersama yang kita laksanakan pada hari ini, kusus masyarakat jorong Pondok Umumnya
Ia mengakatan masyarakat nagari Sasak, semoga kita terhindar dari segala macam penyakit.
dan bencana hal-hal yang tidak kita inginkan.
Selain itu ia menyampaikan Ratik tolak bala ini salah satu cara para orang-orang terdahulu kita untuk memohon kepada Allah SWT, untuk menghindari berbagai macam “bala’ dan memintak keberkahan semoga retual gatik tolak bala seperti ini, dapat dilaksanakan setiap tahunnya, ulasnya (By Roni)


