Anggota DPRD Pasbar Ronal Dodya Restu Gerak Cepat Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
PASAMAN BARAT, KEBAHARIAN. COM- Anggota DPRD Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, Ronal Dodya Restu menyerahkan puluhan paket sembako untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis, (27/2/2025).
Ranal yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasaman Barat mengungkapkan keprihatinannya atas musibah banjir yang terjadi di Nagari Air Gadang dan di Nagari-nagari yang ada di Pasaman Barat.
“Ronal Dodya Restu turut prihatin dengan musibah ini, bantuan ini adalah merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat Pasaman Barat khusus nya masyarakat di Nagari Air Gadang,” ungkapnya
Selain, menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir, Ronal Dodya Restu juga menyerahkan bantuan sembako kepada PMI Pasaman Barat untuk disalurkan kepada korban bencana banjir di Pasaman Barat.
“Kita juga serahkan bantuan sembako kepala PMI setempat untuk didistribusikan kepada korban bencana di wilayah lain”, katanya
Dalam kesempatan itu Ketua PMI Pasaman Barat Risnawato melalui Kepala markas PMI Pasaman Barat Rida Warsa mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Ronal Dodya Restu.
“Terimakasih Pak Dewan yang telah memberikan bantuan, semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah”, ungkapnya
Diketahui, banjir ada 10 kecamatan yang terdampak banjir di Pasaman Barat, terparah ada di kecamatan Ranah Batahan dan Pasaman.
Di Ranah Batahan, tercatat 1.120 rumah terendam di Jorong Aek Napal, Nagari Batahan Barat, berdampak pada 72 KK atau 310 jiwa.
Selain itu, akses jalan lintas provinsi yang menghubungkan Sumatera Barat dan Sumatera Utara dilaporkan tidak bisa dilalui total.
Bencana di Ranah Batahan juga memicu anak laki-laki berusia 17 tahun bernama Rocky Hidayat yang tertimbun longsor di Jorong Muara Mais, Nagari Bantahan Tengah pada 26 November 2025, menggunakan alat berat.
Sementara itu, di Kecamatan Pasaman, banjir merendam 150 rumah di Labuah Luruih, Nagari Aia Gadang Barat, dengan total 499 jiwa terdampak, termasuk 60 lansia dan 6 ibu hamil.
“Secara keseluruhan, BPBD Pasaman Barat mencatat hampir 2.000 rumah terdampak di seluruh 10 kecamatan yang dilanda bencana,” ujarnya.
Sejumlah longsor dilaporkan juga terjadi di Kecamatan Talamau, sampai hari ini belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. (KB)

