Demo Tolak BBM Di Pasbar, Satu Orang Mahasiswi Di Amankan Petugas Medis

PASAMAN BARAT, Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pasaman Barat, menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati dan DPRD Pasaman Barat terkait naiknya harga BBM. 

Selain itu, demonstran juga mendesak Pemkab Pasaman Barat, untuk memperjuangkan nasib 843 orang pegawai honorer segera jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) serta Demonstran juga mendesak dilakukannya pengawasan pendistribusian BBM subsidi.

Kordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat Ferdian Pratama, Senin (12/9) mengatakan berharap kepada Bupati dan DPRD Pasaman Barat, segera menyelesaikan persoalan P3K serta merealisasikan janji yang telah disampaikan kepada masyarakat. Jika tidak, Aliansi Mahasiswa Pasbar akan turun kembali kejalanan.

“Pemangku kepentingan segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di Pasbar salah satunya terkait P3K dan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi”, sampainya saat orasi.

Sementara, Ketua DPRD Pasaman Barat, Erianto mengatakan, masalah kenaikan harga BBM akan direkomendasikan ketingkat yang lebih tinggi.

Ia mengatakan Komisi II bersama APH, akan memantau dan mengawasi pemakaian BBM bersudsidi di masyarakat.

Terkait nasib 843 pegawai honorer di Pasbar, Erianto menyebut, SK P3K akan segara diterbitkan yang terdiri dari Tahap 1 dan II di Januari 2023 dengan anggaran Rp40 miliar.

“Akan kami segarakan jadwal rapat dengan BKPSDM Pasbar, untuk segara di-SK-kan,” ungkap Erianto.

“Apabila pemerintah daerah tetap tidak menganggarkan gaji P3K di APBD tahun 2023, maka DPRD tidak akan mendatangani APBD 2023,” katanya.

Pernyataan itu tertuang dalam bentuk kesepakatan tertulis antara DPRD Pasaman Barat yang di tanda tangani oleh Ketua DPRD setempat dengan para mahasiswa.

Dari pantaun dilapangan aksi masa mahasiswa bergerak dari kampus STAI-YAPTIP menuju Kantor Bupati Pasbar dan Kantor DPRD Pasbar dengan mengunakan kendaraan bermotor dan mobil terbuka, saat demo berlangsung salah seorang mahasiswi mengalami pingsan dan di amankan oleh petugas kesehatan yang stembay di lokasi demontrasi.  (KB)

Editor: Chaniago

Lugas Dalam Pemberitaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *