PASTIKAN PELAYANAN KESEHATAN, PEMNAG LANGAM SAIYO GELAR REMBUK STUNTING
KINALI, Pemerintah Nagari Langgam Saiyo mengelar musyawarah tentang penurunan angka Stunting yang dilaksanakan langsung di kantor Nagari Langgam Saiyo Kecamatan, Kinali Kabupaten Pasaman, Barat Kamis (19/10)
Musyawarah yang dipimpin oleh ketua Bamus Zainal Rahab bersama Pj Wali nagari langgam Saiyo Kian dan sekretaris nagari beserta para anggota Bamus dan perangkat pemerintahan nagari dan yang hadiri Ninik mamak dan tokoh masyarakat serta pemuka masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut yang dihadiri oleh Camat Kinali yang diwakili (Sekcam) Sudirman S.Sos.i dan Waka Polsek Kinali Syaflizar Nasution SH. Pendamping Desa dan kader pembangunan manusia (KPM)serta pihak puskesmas Kinali selaku narasumber yang diwakili oleh Depi Marlina A.Md dan para serta undangan lainya.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh pimpinan musyawarah ketua Bamus Zainal Rahab dalam sambutanya Ia mengatakan bahwa mengenai pencegahan Stunting agar supaya dapat perhatian secara khusus Sekaligus bagi mana kita dari pihak pemerintah nagari agar bisa untuk mengajak masyarakat bersama- sama Berpatisipasi guna menekan angka Stunting di nagari langgam Saiyo ini Ulasnya.
Penjabat wali Nagari Langgam Saiyo Kian P mengatakan dalam rangka pelaksanaan percepatan dan pencegahan Stunting di nagari tersebut Rembuk Stunting ini merupakan salah satu rangkaian untuk disampaikan dalam musyawarah nagari langgam Saiyo untuk penyusunan rencana kerja Pemerintah (RKP) nagari langgam Saiyo tahun 2024,juga menjadi amanat Pemerintah Pusat dan kabupaten terhadap nagari agar memprioritaskan
Dana desa tersebut, ujarnya.
Sementara itu Sekretaris kecamatan Sekcam Sudirman S.Sos.i juga menyebutkan dalam Arahannya terkait tentang pencegahan dan penanganan dalam dalam program tersebut harus dilaksanakan secara terpadu,dan terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor mengingat urgensi persoalan Stunting ini.maka diwajibkan bagi Desa atau nagari untuk menuangkan dalam pemerintahan RKP nagari, ujarnya.
Untuk itu menurutnya memastikan adanya program pemagangan dan pencegahan Stunting.langkah ini diambil dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen Pemerintah nagari dalam perencanaan mengipesilitasikan dan memantau mengevaluasi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tubuh anak hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan Stunting menjadi salah satu Komitmen pencapaian pemerintah dalam tujuan pembangunan berkelanjutan Inbuhnya. (By Roni)

