Ratusan Personel Polres Pasbar Terjun Ke SPBU-SPBU, Ada Apa?
PASAMAN BARAT, Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ratusan personel polres setempat siagakan ratusan personel di SPBU di Wilayahnya.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga yang sudah di tetapkan pemerintah di SPBU-SPBU di wilayah Pasbar.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Aries Purwanto mengatakan, seperti diketahui Jenis BBM bersubsidi yang naik pertanggal 03 September 2022 yaitu harga Pertalite menjadi Rp. 10.000,- per liter, harga solar menjadi Rp. 6.800,- per liter, harga Pertamax menjadi Rp. 14.500,- per liter, dalam rangka cipta kondisi, ratusan personel kita terjunkan ke lapangan guna mengantispasi dampak kenaikkan harga BBM bersubsidi.
Ia mengatakan dengan situasi itu, Polres Pasaman Barat menyiagakan personel pengamanan di 10 SPBU yang ada di wilayah Pasaman Barat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penimbunan, penyelewengan, penyalahgunaan serta penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah SPBU.
“Selain pengamanan, kami juga melakukan pengawasan terhadap pembeli yang membawa jerigen maupun tempat yang tidak sesuai dengan peruntukannya, serta pengawasan kepada karyawan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dalam pendistribusian BBM kepada masyarakat,” ungkap Aries
Ia menyampaikan personel yang bertugas, juga akan mengecek mobil tangki BBM pada saat mengisi atau mendistribusikan ke SPBU, mulai dari surat jalan atau delivery order (DO) apakah sesuai dengan yang harus diisikan ke tangki SPBU tersebut.
“Anggota akan mengawasi sampai selesai untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan saat pengisian BBM ke SPBU,” ujarnya.
Selain itu personel yang bertugas melakukan pengamanan di SPBU akan berkolaborasi dengan Satuan Intelkam dan Reskrim apabila terjadi penyimpangan dalam pendistribusian BBM bersubsidi, katanya
Ia menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penegakan hukum bagi siapa saja yang melanggar dan melakukan penyimpangan BBM bersubsidi. Sedangkan sampai saat ini, untuk wilayah Pasaman Barat ketersediaan atau stok BBM di sejumlah SBPU dalam kondisi aman.
“10 SPBU yang ada di Kabupaten Pasaman Barat saat ini, kami telah menerjunkan ratusan personel dari Polres Pasaman Barat maupun personel jajaran Polsek dalam mengantisipasi tindak pidana dalam pendistribusian BBM bersubsidi serta melakukan pengaturan arus lalulintas di sekitar SPBU dalam mengantispasi kemacetan,” pungkasnya (KB)

