Tekan Inflasi Di Sumbar, Lapas Terbuka Pasbar Canangkan Program Menanam Cabai

PASAMAN BARAT, Dalam rangka menekan dan mengendalikan laju inflasi akibat dampak tingginya harga bahan pokok seperti cabai yang saat ini tinggi Lapas Terbuka Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berkerjasama Pemerintah Pasaman Barat mencanangkan program Gerakan Menaman Cabai di lingkungan pemasyarakatan setempat.

“Gerakan menanam cabai merupakan bentuk dukungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM,” Tutur Kepala Lapas Kelas II B Pasaman Azhar, Rabu (5/10)

ia menyampaikan pencanang gerakan menanam cabai di Lapas dan Rumah Tahanan Sumbar sebagai dukungan Kanwil Kemenkumham Sumbar dalam menekan anga inflasi.

“Penyumbang terbesar inflasi di Sumbar berasal dari cabai. Untuk itu, dengan adanya lahan kita melakukan gerakan menanam cabai yang bibitnya dibantu oleh Pemkab Pasaman Barat,” katanya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Pasaman Barat tehadap kegiatan di Lapas Terbuka selama ini.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Pasaman Barat Doddy San Ismail bersama Kepala Kesbang Pol Linmas Defi Irawan mengatakan gerakan penanaman cabai yang dilakukan di Lapas Terbuka merupakan tindak lanjut gerakan menanam cabai terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) beberapa waktu lalu.

“Di Sumbar angka inflasi masih tinggi. Cabai dan bawang merah merupakan penyumbang inflasi terbesar. Gerakan menanam cabai ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya memberikan 600 batang bibit cabai kepada pihak Lapas Terbuka untuk ditanam di lahan yang ada.

Menurutnya dengan adanya tanaman cabai di halaman rumah, perkantoran dan lahan masyarakat maka tidak perlu lagi membeli cabai yang harganya masih tinggi di pasaran.

Untuk data tahun 2021 tanam cabe merah di Pasaman Barat seluas 237 hektare dengan produksi 5.689 ton, lahan cabe rawit seluas 237 hektare dengan produksi 2.862 ton.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar R Andika Dwi Prasetya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pasaman Barat yang mendukung pencanangan gerakan menanam cabai.

Pihaknya akan memulai melakukan penanaman cabai di seluruh Lapas dan Rumah Tahanan yang ada di Sumbar baik di lahan yang ada maupun dalam polibek dalam rangka menekan laju inflasi.

“Khusus untuk Lapas Terbuka memiliki lahan yang luas mencapai 20 hektare. Lahan ini akan kita tanam dengan berbagai tanaman termasuk cabai,” katanya

Ia menambahkan Penyumbang terbesar inflasi di Sumbar berasal dari cabai. Untuk itu, dengan adanya lahan kita melakukan gerakan menanam cabai di harapkan bisa menekan inflansi.

Selain itu ia juga, mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Pasaman Barat tehadap kegiatan di Lapas Terbuka selama ini. Semoga kedepan Lapas Terbuka dan Pemkab Pasaman Barat selalu saling bersinergi. ulasnya (KB)

Editor: Chaniago

Lugas Dalam Pemberitaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *