Temuan Dana Nagari Katiagan Mengemuka, Ini Kata Inspektorat Pasbar

PASAMAN BARAT, Laporan temuan penyalahgunaan anggaran nagari di Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengemuka.

Dari hasil pemeriksaan laporan inspektorat Kabupaten Pasaman Barat Desember 2021 ada sekitar Rp441 juta lebih temuan penyalahgunaan anggaran Nagari Katiagan, yang terbesar temuan di tahun 2019 yakni sebanyak Rp257 juta lebih, dari akumulasi temuan tersebut.

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pasaman Barat Juardi Lubis saat di konfirmasi Rabu (1/2) membenarkan adanya temuan tersebut, dari hasil laporan itu kita menemukan penyalahgunaan anggaran Nagari Katiagan sebesar Rp257 juta lebih di tahun 2019. Temuan itu merupakan akumulasi atau total temuan yang telah di tindak lanjuti oleh Inspektorat, katanya.

“Temuan tersebut sudah di tindak lanjuti dan sebagian sudah ada pengembalian. Dari laporan sisa tindak lanjut hasil pemeriksaan reguler di Inspektorat masih ada sisa yang signifikan,” jelasnya

Sedangkan Sekretaris Nagari Katiagan Syofiadi saat di konfirmasi lewat via telfon seluler kepada wartawan mengatakan tidak tahu dengan temuan tersebut, karna dirinya merupakan sekretaris baru di nagari katiagan.

“Saya ngak tau pasti pak, karna saya baru di Nagari ini, jadi kalau bisa tolong bapak kirim contoh rincian temuan itu agar saya pelajari,” ulasnya

Sementara itu Endang Putra mantan wali nagari Katiagan 2015-2020 saat di konfirmasi wartawan via WhastApp mengatakan temuan tersebut sudah kita kembalikan dan sudah menjadi barang bukti sitaan di Kejaksaan Pasaman Barat.

“Iko catatan dana yang ditarik kejaksaan dari kas nagari pak, tujuannyo untuk barang bukti, tapi setelah di sita, pihak kejaksaan tidak pernah memberi laporan kepada pihak inspektorat. Itu mangkonyo dalam catatan inspektorat itu selalu muncul temuan itu, sebab tidak adanya laporan dari pihak kejaksaan kepada pihak inspektorat, padahal temuan itu dari inspektorat, itu yang jadi dilema oleh pihak inspektorat pak” ulas Endang Putra di via WhastApp seraya dengan mengirim bukti pengembalian sitaan tersebut.

Menangapi hal itu, Ketua KNPI Pasaman Barat Tri Tegar Marunduri menyampaikan agar Kejaksaan Negeri Pasaman Barat atau penegak hukum lainya untuk masuk memproses temuan itu, agar tidak merebak kepada nagari-nagari lain. Apalagi hari ini Pasaman Barat memiliki 71 Nagari baru dan jangan sampai hal buruk itu distribusikan.

“Kita mendorong penegak hukum untuk memproses temuan tersebut, agar kedepan tidak merebak dan tidak terjadi lagi di nagari-nagari lain persoalan yang sama,” katanya

Selain itu ia berharap kepada pejabat-pejabat nagari dapat menjalankan program-program nagari untuk percepatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat nagari, ulasnya (KB)

Editor: Chaniago

Lugas Dalam Pemberitaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *